Ujian Akhir semester (perancangan sistem informasi)

Soal Ujan  :

1. Sebutkan dan jelaskan menurut pendapat anda apa saja alat bantu dalam merancang sistem informasi berikut contoh dan studi kasus dari jurnal penelitian.

2. Jelaskan bagaimana langkah-langkah yang dilakukan seorang analist untuk merancang desain sistem dengan menggunakan metode waterfall.

3. Jelaskan menurut pendapat anda langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat normalisasi pada database berikut contoh dari rancangan database yang terdapat pada studi kasus dari jurnal penelitian.

4. Hal-hal apa saja yang dilakukan seorang analist dalam menggambarkan bentuk flowchart sistem informasi untuk sebuah studi kasus sistem informasi penjualan berbasis web

5. Jelaskan dan berikan 1 buah contoh dari keterangan dibawah ini menurut pendapat anda masing-masing :

  • Use Case Diagram
  • Activity Diagram
  • State Diagram
  • Class Diagram
  • Sequence Diagram

Dikirim ke email unanst@gmail.com

——————————————————————————————————–

Jawaban

———————————————————————————————————

1.   Alat bantu perancangan sistem terbagi atas 3 bagian, yaitu :

  • ASI (Aliran Sistem Informasi)

Aliran sistem informasi sangat berguna untuk mengetahui permasalahan yang adda pada suatu sistem. Dari sini dapat diketahui apakah system informasi tersebut masih layak dipakai atau tidak, masih manual atau komputerisasi. Jika sistem informasinya tidak layak lagi maka perlu adanya perubahan dalam pengolahan datanya sehingga menghasilkan informasi yang cepat dan akurat serta keputusan yang lebih baik.

1

  • Context Diagram

Context Diagram adalah gambaran umum tentang suatu sistem yang terdapat didalam suatu organisasi yang memperlihatkan batasan (boundary) sistem, adanya interaksi antara eksternal entity  dengan suatu sistem  dan informasi secara umum mengalir diantara entity dan sistem. Context Diagram merupakan alat bantu yang digunakan dalam menganalisa sistem yang akan dikembangkan.

2

  • DFD (Data Flow Diagram)

DFD merupakan ganbaran sistem secara logika yang tidak tergantung pada perangkat keras, lunak, struktur data dan organisasi file. Keuntungan dari DFD adalah untuk memudahkan pemakai yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti system yang akan dikerjakan atau dikembangkan.

3

COntoh kasus perancangan sistem informasi pendataan biodata mahasiswa.

2. langkah-langkah yang dilakukan seorang analist untuk merancang desain sistem dengan menggunakan metode waterfall. Waterfall development : analisa dan pengguna diproses secara berurutan dari satu tahap ke tahap berikutnya.

  • perencanaan

Perencanaan sistem adalah proses membuat sebuah laporan perencananaa sistem yang menggunakan sumber sistem informasi yang berhubungan dan mendukung tujuan bisnis dan operasi organisasi.
Perencanaan sistem dilakukan saat suatu kegiatan akan berjalan.tujuannnya untuk melihat kesempatan memanfaatkan teknologi informasi dan membangun proyek sistem yang mendukung tujuan bisnis.

  • analisis

Analisis Sistem merupakan Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan

  • desain (menyusun deskripsi dengan benar dan jelas)
  • implementasi (memulai menggunakan sistem baru)
  • sistem (Sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan)

 

3. Langkah-langkah melakukan NORMALISASI database

Normalisasi adalah suatu teknik dalam mendesain suatu database yang dimulai dengan memeriksa hubungan (disebut functional dependency) antar atribut (Connolly, 2010: 415).

Tujuan dari normalisasi adalah untuk mengidentifikasi sekumpulan yang cocok hubungan yang mendukung persyaratan data perusahaan karakteristik sekumpulan yang cocok hubungan meliputi berikut ini.:

  • Jumlah minimal atribut yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan data perusahaan.
  • Atribut dengan hubungan logis dekat (digambarkan sebagai ketergantungan fungsional) ditemukan dalam hubungan yang sama.
  • Redundansi minimal, dengan atribut masing-masing diwakili hanya sekali, dengan expection penting dari atribut bahwa dari seluruh atau sebagian dari foreign key, yang penting untuk bergabung hubungan yang terkait.

Jenis-jenis normalisasi:

  1. First Normal Form(1NF)

UNF (bentuk unnormalized) tabel yang berisi satu atau lebih kelompok berulang (Connolly, 2010: 430).

First normal form(1NF) suatu hubungan di mana persimpangan setiap baris dan kolom berisi satu dan hanya satu nilai

1

  1. Second Normal Form (2NF)

Hubungan yang dalam bentuk normal pertama dan setiap atribut non-primary-key sepenuhnya fungsional tergantung pada primary key

2

  1. Third Normal Form (3NF)

Bentuk normal ketiga relasi adalah dalam bentuk normal pertama dan kedua dan di mana tidak ada atribut kunci non primer transitif tergantung pada primary key.

3

4. Hal-hal yang dilakukan seorang analist dalam menggambarkan bentuk flowchart sistem informasi untuk sebuah studi kasus sistem informasi penjualan berbasis web

  • Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri kekanan.
  • Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
  • Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
  • Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja
  • Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
  • Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harusditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
  • Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

contoh flowchart

1

5.  pendapat masing-masing

  • Use Case DiagramUse case diagram ialah model fungsional sebuah system yang menggunakan actor dan use case. Use case adalah layanan (services) atau fungsi-fungsi yang disediakan oleh system untuk penggunanya (Henderi et al, 2008). Use Case adalah suatu pola atau gambaran yang menunjukan prilaku atau kebiasaan system.Use Case Diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah system. Yang tekankan adalah “apa” yang dubuat system, dan bukan “bagaimana” sebuah use case menerangkan sebuah interaksi antar actor dengan system. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misal :login ke system, meng-create sebuah daftar belanja, dsb. Seorang sebuah actor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan system untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.

contoh

1

  • Activity Diagram

Activity diagrams menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Activity diagram merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar state adalah action dan sebagian besar transisi di-trigger oleh selesainya state sebelumnya (internal processing). Oleh karena itu activity diagram tidak menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses. Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis. Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram pada perancangan terstruktur. Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan.
Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram.

1

  • State DiagramState diagram digunakan untuk medeskripsikan perilaku sistem. State diagram mendeskripsikan semua kondisi yang mungkin muncul sebagai sebuah object begitu pula dengan event.Elemen state diagram adalah kotak yang merepresentasikan state sebuah objek dan tanda panah untuk menunjukkan perpindahan ke state yang selanjutnya. Bagian aktivitas dari simbol state menggambarkan aktivitas object yang akan dilakukan selama dalam state

1

  • Class Diagram

Class diagram digunakan untuk menampilkan kelas-kelas dan paket-paket di dalam system. Class diagram memberikan gambaran system secara statis dan relasi antar mereka. Biasanya, dibua beberapa class diagram untuk system tunggal. Beberapa diagram akan menampilkan subset dari kelas-kelas dan relasinya. Dapat dibuat beberapa diagram sesuai dengan yang diinginkan untuk mendapatkan gambaran lengkap terhadap system yang dibangun.
Class diagram adalah alat perancangan terbaik untuk tim pengembang. Diagram tersebut membantu pengembang mendapatkan struktur system sebelum kode ditulis, dan membantu untuk memastikan bahwa system adalah desain terbaik.
–          Kelas
Kelas adalah sesuatu yang membungkus informasi dan perilaku. Secara tradisional, system dibangun dengan ide dasar bahwa akan menyimpan informasi pada sisi baris data dan data perilaku pengolahnya pada sisi aplikasi. Salah satu perbedaan terstruktur dengan pendekatan berorientasi obyek adalah
pada berorientasi obyek menggabungkan informasi dan perilaku pengolah informasi dan menyembunyikan semua kedalam sesuatu yang disebut kelas. Dalam UML, kelas ditunjukkan menggunakan notasi sebagai berikut.

1

  • Sequence Diagram

Sequence diagram (diagram urutan) adalah suatu diagram yang memperlihatkan atau menampilkan interaksi-interaksi antar objek di dalam sistem yang disusun pada sebuah urutan atau rangkaian waktu. Interaksi antar objek tersebut termasuk pengguna, display, dan sebagainya berupa pesan/message.
Sequence Diagram digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai sebuah respon dari suatu kejadian/even untuk menghasilkan output tertentu. Sequence Diagram diawali dari apa yang me-trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.
Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case diagram. Sequence diagram juga memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya terjadi untuk menghasilkan sesuatu didalam use case. Sequence diagram juga dapat merubah atribut atay method pada class yang telah dibentuk oleh class diagram, bahkan  menciptakan sebuah class baru. Sequence diagram memodelkan aliran logika dalam sebuah system dalam cara yang visual.
Sequence diagram biasanya digunakan untuk tujuan analisa dan desain, memfokuskan pada identifikasi method didalam sebuah system. Sequence diagram biasanya dipakai untuk memodelkan :
Deskripsi tentang system yang ada pada sebuah / beberapa use case pada use case diagram, yang menggambarkan hubungan antara actor dan use case diagram.
Logika dari method (operation, function atau procedure).
Logika dari service (high level method).

1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s